Part 38: Banci Malaysia, Nasibmu Kini… Jumat, Nov 7 2008 

Dalam waktu dekat ini diperkirakan akan terjadi eksodus warga Malaysia ke Indonesia dan negara-negara tetangga sekitarnya. Hal ini disebabkan National Fatwa Council Malaysia baru saja mengeluarkan suatu fatwa yang isinya melarang wanita yang bersifat kelaki-lakian/tomboi, dan sebaliknya laki-laki yang bersifat kewanita-wanitaan. Tujuan dikeluarkannya fatwa ini adalah untuk memberantas homoseksualitas/ gay & lesbian.

Berikut ini sedikit kutipan artikelnya, yang diambil dari china post.

Islamic Clerics in Malaysia Issue Rule to Ban Tomboys

KUALA LUMPUR, Malaysia — Malaysia’s main body of Islamic clerics has issued an edict banning tomboys in the Muslim majority country, ruling that girls who act like boys violate the tenets of Islam, an official said Friday.

Harussani said an increasing number of Malaysian girls behave like tomboys, and that some of them engage in homosexuality. Homosexuality is not explicitly banned in Malaysia, but it is effectively illegal under a law that prohibits sex acts “against the order of nature.” Harussani said the council’s ruling was not legally binding because it has not been passed into law, but that tomboys should be banned because their actions are immoral.”

Under the edict, girls are forbidden to sport short hair and dress, walk and act like boys. Boys should also not act like girls. “They must respect God. God created them as boys, they must behave like boys. God created them as girls, they must act like girls,” he said.

“It doesn’t matter if it’s a law or not. When it’s wrong, it’s wrong. It is a sin,” Harussani told The Associated Press. “Tomboy (behavior) is forbidden in Islam.”

A well-known Malaysian Muslim actress caused an uproar last year when she shaved her head bald for a film. Harussani and other muftis urged Muslims not to watch the movie, arguing that the actress had violated Islam by making herself look like a man.

Jika saja presenter Olga, Ruben Onsu, Dave Hendrik, ato Dorce ke Malaysia, Mungkin mereka bisa ditangkap oleh polisi RELA dan diinterogasi.

Heran mengapa orang2 tidak pernah bisa menghargai keragaman dan perbedaan sifat antar manusia. Apakah dunia yang indah adalah dunia yang dipenuhi oleh para wanita yang semuanya memakai rok, berambut panjang, dengan feminine shoes; Sedangkan para pria nya harus macho, kekar, dan kumisan berbulu.

Lalu bagaimana dengan para desainer yang mengusung ‘boyish looks‘, haruskah mereka gigit jari dan mengubah design style-nya…

Sesungguhnya, sikap/perilaku seseorang merupakan pengaruh dari lingkungannya, dan tidak bisa serta merta langsung dikaitkan dengan orientasi seksualnya, apakah seorang homoseks/bukan. Pria, baik yang doyan dandan (metroseksual abis) sampai dengan yang macho sekali, bisa saja ternyata gay. Sebaliknya wanita yang lesbian pun beragam, mulai dari yang sangat maskulin hingga yang super feminin. Jadi, aneh sekali rasanya bahwa cita rasa keindahan dan kelembutan pria ataupun kemaskulinan seorang wanita dilihat sebagai sesuatu yang melanggar norma agama.

Bagaimana di Indonesia sendiri? Di beberapa lokasi prostitusi sering qta jumpai banci2. Bahkan di layar televisi qta, banci menjadi salah satu tokoh pendukung karakter protagonis. Presenter laki2 yang kewanita-wanitaan juga semakin banyak dijumpai di layar kaca. Dan saya jadi ingat film Warkop DKI zaman dahulu dimana Indro / Dono suka berperan sebagai banci yang disukai laki2.

Kaum banci entah mengapa memang menjadi hiburan tersendiri, walau tidak mendidik. Karena sulitnya himpitan hidup dan kurangnya lahan pekerjaan, banyak laki-laki yang beralih menjadi banci untuk mendapatkan uang. Yah, perhatikan saja para banci yang ngamen ke rumah2, ada yang bener2 feminin dan gemulai, dan ada juga yang dibuat-buat. Selain itu, ada juga reality show di salah satu TV swasta yang menggambarkan transformasi batin seorang banci kembali menjadi pria sejati. Dan tidak dapat dipungkiri, banyak juga kaum banci yang populer dan meraih sukses serta mengharumkan nama Indonesia, terutama di bidang fashion, sebut saja nama Ivan Gunawan dan Oscar Lawalata.

Don’t judge the book by its cover. Seharusnya orang2 pintar dan berkuasa bisa menilik kembali pepatah ini, dan lebih bijak memutuskan sesuatu karena keputusan mereka akan mempengaruhi hidup orang banyak. Terlepas dari orientasi seksualnya, seseorang selayaknya dihargai berdasarkan karya dan kerja keras mereka. Bukankah Tuhan menilai seseorang berdasarkan ketakwaannya, dan bukan karena penampilan luarnya. Biarlah masalah orientasi seksual itu menjadi urusan antara yang bersangkutan dengan Yang Di Atas nanti.

doramimiauw,
pakar-bancitologi-tapi-bukan-banci

Part 37: Glenn Persik?? Jumat, Nov 7 2008 

Presenter acara musik itu memperkenalkan suatu lagu baru dari Glenn feat. Dewi.

Oh, itu mah sudah biasa!!! Glenn Fredly & Dewi Sandra. But then OMFG!!! Ga disangka waktu video klipnya diputar, Dewi yang nongol malah Dewi Persik. HAH?!! LOL…

Setelah dilihat2 dan didengar2, gw lumayan suka sama lagu ciptaan Glenn yg judulnya “Hikayat Cinta” ini. Glenn yg beraliran pop-R&B-a-bit-jazzy. Dewi Persik yg dangduters. Kolaborasi keduanya menghasilkan lagu dgn nada2 timur tengah, liriknya juga simple & catchy, lsg nempel di otak…

Untuk video klipnya sendiri, menurut gw sangat simple, cuma mengandalkan kedua penyanyinya dan sedikit grafis. Glenn seh biasa2 aja, tetep tampil dgn trademark baju dan topi putihnya itu. Yg menarik adalah waktu Dewi Persik muncul. Awalnya Dewi Persik di shoot dari arah belakang, which i think is really attractive karena ada aroma2 seksi nan timur tengah. terus begitu dia balik badan dan nge dance2 yg berlebihan mengeksploitasi bagian depan, sedikit agak malas liatnya, ga gitu vulgar sih, cm agak2 mirip goyang bootylicious-nya Beyonce…Dan adegan hotnya adalah saat Glenn nyanyi part “Oh Dewikuu….” dengan DP di pelukannya… Ow, masa seh Dewi Sandra ga cemburu….

Overall, chemistry di antara keduanya bagus, kolaborasi yg cukup sukses. Simbiosis mutualisme ini menyegarkan banget. Glenn berhasil keluar dari image nya sebagai penyanyi lagu2 cinta mellow, dan Dewi sepertinya naik kelas…Kolaborasi keduanya juga menandai kolaborasi dua aliran musik. Sebelumnya, ada Project Pop dengan Metal VS Dugem (metal-full house). Dan setelah ini juga masih akan muncul Mulan Jame-ELAH dgn lagu punk-dangdut.

Lagu Glenn-Persik ini gw kasi 1,5 jempol lah…

Lagu berikutnya yg mau gw bahas adalah “Koq Gitu Sih?” dari Dewiq feat. Indra Bekti. Gw emang penasarans ama lagu ini, dan uda sempet dengar beberapa kali di radio. Sebagai penggemar talkshow Ceriwis yg dipresenteri oleh Indra, tentunya gw pengen tau kek apa seh lagu nya Indra Bekti ini. Apalagi hal ini selalu dijadiin joke oleh tim Ceriwis, Indi Barends, Nirina Zubir, sama Okky. Contohnya, setiap kali ada bintang tamu penyanyi di Ceriwis, Indra pasti bakal nimbrung nyanyi back sound nya kek “ow..owww~”,  yg sebenarnya malah ‘annoying’ (menurut gw), regardless he does it on purpose or emank ga nyadar kalo suaranya ngerusak…Terus Indi Barends akan bilang “Dari dulu bilangnya mau keluarin album, kapan?? kapan???” hehe~~ sori Indra, still loves ur performance as presenter.

Terus Dewiq sendiri pencipta lagu yg selalu hits, seperti “OK”-nya T2, “Sunny”-nya BCL, “Bukan Cinta Biasa”-Siti Nurhaliza. Jadi penasaran kek apa lagu dan video klipnya.

Bisa dikatakan kalo denger lagunya, emank lumayan catchy juga, dgn andalan di bagian reff yg “eh, eh, koq gitu sih, lo koq marah…” Dan abis denger jadi bener2 pengen marah, ngerusak gendang telinga.  Suara Indra antara ngomong sama nyanyi ga ada bedanya. Terlepas dari itu, lagunya tetep enak dinyanyiin utk godain temen, hehe…

Dan video klipnya sendiri bener2 biasaaaaa bgt produk gagal. Indra Bekti dan Dewiq cuma muter2 ga jelas, dorong2an terus nyanyi berpelukan, dengan anak2 kecil keliaran di sekitarnya. Aneh bgt, gw ga ngertI maksud video klipnya apa. Chemistry di antara Indra dan Dewiq juga ga seperti kekasih yg lagi kasmaran ato lagi marahan. Setting background juga seadanya. Hal paling menarik di video klip ini justru di pemeran figurannya yaitu seorang drummer cilik. Yg lucu adalah perut buncit Indra yg kadang ke-shoot!!! LOL…

Video klipnya belum bisa menaikkan jempol gw…Sori!

Kesimpulannya, lagu Glenn-Dewi Persik boleh dikata mature banget, dan kalo dengerin musik awalnya, pasti jadi penasaran, video klipnya juga keren. Sedangkan lagu Dewiq-Indra Bekti ini sorry to say, kedengeran seperti tipikal lagu remaja yg uda terlalu banyak beredar di pasaran. Depannya datar, baru agak ‘asik’ (dikit) di bagian reff nya, terus lama2 jadi annoying. Dan video klipnya sangat membosankan, merupakan suatu perjuangan utk menyaksikan video klipnya sampe habis…

P.S. Hehe, ini adalah comeback posting doramimiauw setelah sekian lama. Ga nyangka uda lama doramimiauw ga posting sesuatu. Sori buat semua teman2 terutama ultrapluralist dan bos tsugaeda yg terus menyemangati. Maklum kawan, doramimiauw mengalami post-skripsi-syndrome. Yep, doramimiauw uda selesai sidang skripsi pas sebelum lebaran. Akibatnya, jadi malas posting & kurang produktif, menikmati masa2 pensiun sebagai mahasiswa. hehe!!! But dont worry, i have returned to the civilization!!! I will keep posting and updating my blog. Thanks for all ur support.

doramimiauw,
back from the jungle to the civilization