Pagi tiba…hari ke-2 begadang, melek…kepala pusing…masih belom kelarrr…
Damn, what should i do? what shoul i do?

Dua hari sebelumnya, nit, nit, hp ku berbunyiii…. nit, nit, begitu bunyinya…SMS!!!
Sarah, kamis paling lambat selesai yah. Thanks.

Mikir sampe jam 10 pagi…akhirnya diputuskan menelpon nomor HP pembimbing…tutttt-tutttt-tuttttt…Yes, gak diangkat!!!
Meng-sms pembimbing, menunggu 1 menit yg rasanya spt 1 jam, menunggu 2 menit yg rasanya seperti 2 jam, menunggu menunggu menunggu…walah ga dibalas!

Menelpon ke jurusan…tunggu satu, dua, tiga *keringat dingin bercucuran*

“Halo, Jurusan HI!”
“Pagi Mas Christian, ini Sarah. Bisa bicara dengan Mbak Nurul?” *Please tell me she is not there!!! Semoga lagi ga ada di tempat, semoga lagi ga ada di tempat*
“Sebentar yah…” *OH MY GOD!*
“Iya halo” *dengan suara manis nan lembut*
“Pagi Mbak, ini Sarah Mbak…emmmm…begini mbak, maaf saya belum bisa mengumpulkan hari ini, emmm…soalnya masih ada yang kurang mbak. Kalo boleh minta extend 1 hari…” *dug dug dug, bunyi jantung skotjump*
“Jadi, besok yah. Oke!”

Gubrak, so along this time it is really just between me and my own paranoia…heeee…

doramimiauw,
starting to like her supervisor more…