Di hari Sabtu ceria ini, mase sama kayak Sabtu-Sabtu sebelumnya, doramimiauw bukannya kerjain skripsi nya yang deadline nya uda semakin mepet tapi malahan TJ (Tidak Jelas-red) di depan kompi nya. Bukannya doramimiauw tidak punya kerjaan. Sebaliknya kerjaannya menumpuk, sebagai konsekuensi dari kuliah hampir empat tahun di jurusan HI yang suka menunda-nunda kerjaan hingga “garis mati” tiba, atau lebih akrab dikenal dgn istilah “procrastinator”.

Hari inipun doramimiauw uda mencoba utk mulai sedikit rajin dgn mulai menulis…eits, bukan skripsi, tapi blog, bertemankan wafer stick yg baru doramimiauw beli minggu lalu. Buat yg choco addict, doramimiauw sangat recommend wafer stick ini, yaitu CHOCOLATOS. Seperti logonya yg bertuliskan Premium Wafer Stick. Damn, it’s so chocolicious…kulitnya crispy bgt, tp gak seperti astor2 lain yg isi coklatnya irit, isi Chocolatos tebel bgt!!! Buat yg suka Choki2, coklat dalamnya mirip bgt kek Choki2…Arrrgh, setiap gigitan membuat sensasi coklatnya menjalar ke seluruh tubuh **kek sakaw**…Harusnya diganti bukan Premium tapi Pertamax Wafer Stick…Mamamia Lezatos benerrrrr!!!!

Doramimiauw memank addict sama coklat, terutama dark chocolate. Sayangnya harga dark choco di pasaran lumayan mahal, apalagi yg enak. Padahal menurut hasil penelitian, dark choco tuh bagus buat kesehatan dan ga buat gemuk (yg mana sulit utk dipercayai mengingat berat badan doramimiauw naik terus abis makan coklat). Dark choco kesukaan doramimiauw adalah Belgium Finest Choco yg merk Lindt’s. Tapi harganya lumayan, utk satu bar nya hampir 35 ribu…Doramimiauw cuma bisa berharap abis baca ini ada yg ngirim coklat Lindt’s. Nah, utk Chocolatos, harga sekotaknya lumayan murah, ga tau deh harga satuannya. Tapi kemaren itu, doramimiauw beli selusin cuma 14ribu…terbilang murah utk coklat seenak ini, ga terlalu dark juga gak terlalu manis…

Arrrgh di tengah2 ke-stres-an dan ke-TJ-an atas beban skripsi, doramimiauw cuma bisa menghela nafas *sigh* sambil mengambil satu buah lagi Chocolatos….